Beranda Lintas Papua
2829

Bupati Pegubin Resmikan 10 Balai Kampung dan Sejumlah Fasilitas

Dari Kunjungan Kerja di Distrik Bime dan Teiraplu

BAGIKAN VIA

Usai proses penyambutan, Bupati bersama rombongan diarahkan oleh Kadistrik Bime Genis Mallo, SH menuju ke kantor Balai Kampung Bime untuk dilakukan pengguntingan Pita dan pembukaan kunci Balai kampung, tanda operasionalnya 10 Balai Kampung yang ada di Distrik Bime tersebut. Selepas peresmian Balai Kampung, Bupati diarahkan ke lokasi pembangunan Gereja GIDI Yerusalem Bime untuk dilakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah Tuhan tersebut.

Bupati Costan Oktemka, SIP  dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik apa yang berhasil dilaksanakan oleh 10 kepala kampung dalam pembangunan Balai Kampung, yang mana hasil pembangunan tersebut telah dilakukan peresmian sebagai tanda beroperasinya pelayanan di  10 balai kampung di wilayah Distrik Bime.

“10 Balai Kampung itu adalah tempat pelayanan masyarakat, sehingga kepala kampung, sekretaris dan aparat kampung supaya segera mengaktifkan semua aktivitas dan administrasi kampung demi jalannya roda pemerintahan di tingkat kampung. Jangan sampai kantornya di bangun mewah tapi tidak dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintahan kampung. Sebab Garuda sudah di dada, tanda tanggung jawab negara sudah diberikan oleh pemerintah daerah untuk mengawal jalannya pembangunan di kampung yang anda pimpin saat ini.” tegasnya.

Dengan demikian Bupati berharap agar kepala kampung dapat mengarahkan masyarakatnya untuk mengikuti alur pemerintahan CODE yaitu mendukung program Koteka dan 10 Program Gapura Kampung sebagai program prioritas di tahun ini.

“Masyarakat perlu ketahui bahwa program wajib tanam Kopi, Ternak, dan Kakao (KOTEKA) merupakan produk unggulan daerah yang perlu digerakkan oleh kepala kampung untuk masyarakat bertanam kopi, pelihara ternak dan menanam kakao. Sebab tahun-tahun ke depan dana desa akan diarahkan untuk program KOTEKA. Jadi harap yang belum tanam kopi dan Kakao supaya segera tanam. Karena program KOTEKA prospek bagus ke depannya. Kalau sudah punya lahan kopi maka uang ada disitu. Sehingga kepala distrik dan kampung ajak masyarakat untuk bertanam kopi dan kakao. Karena siapa yang tidak tanam kopi dan kakao maka dia tidak akan dapat uang.” Katanya serius.