2682

Tangis Depan Kakbah, Tuntaskan Umrah Wajib

Laporan Haji 2017 Langsung dari Tanah Suci

BAGIKAN VIA
AKRAB: Jamaah haji asal Kediri. (M ARIF HANAFI - RadarKediri/JawaPos.com)

Jamaah siap melanjutkan rangkaian ibadah umrah. Suasana haru. Tak ada kata, hanya hati yang bicara. Cinta bertemu dengan Yang dicinta.

Labbaikallahumma Labbaik Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik….. Alunan talbiah terus berkumandang dari mulut para jamaah. Bus melaju memasuki kota Haram Makkah. Menuju maktab masing masing.

Kami yang tergabung di kloter dua Surabaya mendapat maktab (pemondokan/hotel) di kawasan Masbahjin. Dua kilometer (km) arah utara Masjidilharam. Pemerintah memberikan nomor untuk mempermudah jamaah menghafal. Nomor rumah kami 309 di Hotel LoLoat As Salam.

“Selamat datang bapak ibu jamaah haji kloter 2, rombongan 8 di kota Makkah. Saat ini suhu di Makkah 48°C bapak ibu jamaah agar memakai masker, kacamata hitam, dan semprotan air. Hindari paparan sinar matahari langsung,” ujar Amiluddin, petugas haji yang menyambut kami di depan hotel.

Usai memasukkan barang ke kamar, jamaah siap melanjutkan rangkaian ibadah umrah. Ini wajib bagi yang belum pernah dan umrah sunah bagi yang sudah pernah. Menuju Masjidilharam melaksanakan tawaf, sai, dan tahalul atau cukur rambut.