Beranda Jayapura
2482

Standar Kelulusan Nasional, Memaksa Guru Menipu

*Pro Kontra Terkait Wacana Desentralisasi Pelaksanaan Ujian Nasional

BAGIKAN VIA
Tampak peserta didik SDN Kotaraja sedang menikmati waktu istirahat sembari bermain di halaman Sekolah, Rabu (30/11) kemarin.ELFIRA/CEPOS

Wacana desentralisasi  pelaksanaan Ujian Nasional 2017 dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pendidikan ditanggapi beragam, baik dari kalangan pendidi maupun dari anggota dewan di Kota Jayapura. Hal ini sebagaimana penelusuran Cenderawasih Pos di beberapa sekolah dan pendapat para Rabu (30/11) kemarin.

Laporan: Elfira & Yohanes Palen_Jayapura

Kepala Sekolah SMANSA Jayapura, Arianto Kadir, M.Si mengaku sepakat atas kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat tersebut, kendati demikian ia juga meminta perlu adanya pengawasan dari pemerintah pusat jika penerapan ujian dikembalikan ke daerah nantinya.

   “Saya rasa pemerintah sudah memikirkan matang-matang terkait dengan pelaksanaan Ujian Nasional yang akan diserahkan kepada daerah, namun bagaimanapun perlu adanya pengawasan,” kata Arianto kepada Cenderawasih Pos, Rabu (30/11) kemarin.

   Menurut Arianto, kebijakan penentuan kelulusan dari Ujian Nasional oleh masing-masing daerah, bisa jadi  karena masih ada sebagian sekolah belum memenuhi standar seperti fasilitas sarana prasarana yang minim ataupun dari segi pembiayaan.

   “Meski pelaksanaan ujian ditentukan oleh setiap daerah, namun adanya pengawasan dari dinas Pendidikan Provinsi dan bukan berarti juga sekolah meluluskan peserta didik dengan begitu saja,  melainkan pelaksanaan ujian harus secara seragam baik soal maupun jadwal pelaksanaanya  dilaksanakan secara bersamaan di tingkat provinsi,” jelasnya.